Pagi beranjak siang
Kau telah menghilang
bahkan secangkir kopi belum habis
Dan janji yang tak pernah kau tepati
Aku paham mimpimu besar
Tapi bisakah kau lihat
Ada aku yang menunggu di sini?
Menanti sedikit waktumu
Tertutup sibukmu
Aku hilang dari pandanganmu
Seperti bayangan di kegelapan
Yang kau lewati tanpa kau sadari
Malam ini lagi
Kau pulang terlambat
Lelah sudah terpancar di wajahmu
Tak tersisa energi tuk dengarkanku
Kuceritakan hariku
Tapi matamu tertuju pada layar ponsel
“Sebentar ya, penting,” katamu
Sebentar yang tak pernah berakhir
Aku ingin mendukungmu
Tapi bisakah kau ingat
Ada kita yang perlu dijaga?
pasti kau lupa ada kita
Mungkin aku terlalu egois
Meminta sedikit waktumu
Tapi apakah salah
aku ingin terlihat di matamu?

Reply