RUANG TUNGGU

Kursi nomor tiga di sudut hatimu

Selalu kosong tapi selalu menunggu

Kau datang membawa cerita tentang dia

Aku mendengar sambil menyembunyikan luka

Aku tahu tempatku Di antara “hello” dan “goodbye”

Aku tahu waktuku

Hanya ketika dia tak di sisi

Jam dinding berdetak menghitung detik

Berapa lama lagi aku di sini?

Majalah lama, foto usang di meja

Semua tentang mereka, bukan tentang kita

Phone call tengah malam, kau butuh teman bicara

Text good morning yang tak pernah sampai siang

Dinner di restoran gelap, tak ada yang kenal

Hand holding di bioskop, tapi bukan untuk selamanya

Dokter tak pernah panggil namaku

Nomor antrian yang tak akan tiba

Tapi aku masih duduk di kursi yang sama

Menunggu giliran yang mungkin tak ada

Suatu hari nanti aku akan berdiri

Meninggalkan kursi nomor tiga

Tapi hari ini belum

Hari ini aku masih di ruang tunggu