sinyal Wi-Fi mu lambat, rejekinya terhambat
Mengapa Wajah manusia kini sepi tanpa jiwa
Kirim icon Tertawa, mukanya biasa aja
Fisik mu hilang makna di ruang maya ini
Sadarkah, kita ini Hantu analog
dalam dunia digital
Terjebak di sekat logika
suaranya tak terdengar
obsesi, ambisi tanpa solusi melelahkanmu
Paras dari masa lalu tersimpan di Google drivemu.
Kau kejar riuh bunyi DM, hati tetaplah kesepian
Mencari “like”, melumpuhkan diri dengan dopaminmu
Karna Cinta kini kau ukur dengan besar penghasilan
notifikasi lebih penting dari sinar matahari
dari makan sarapan dan dari gosok gigi
di kereta kau nyalakan Netflixmu dan matikan empati
Kini Cinta hanya algoritma,
hidupmu jelas hanya simulasi
Jadi kapan kita kembali ke masa itu
Ke masa kau cinta padaku bukan karena Iphoneku
Kembalikanku ke masa lalu
Saat kau trima aku
jadi teman Friendstermu

Leave a comment